Selasa, 15 November 2016

ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR


BAB 1
PENDAHULUAN
A.    Ilmu Sosial Budaya Dasar Sebagai Komponen (MBB)
       Ilmu sosial budaya dasar (ISBD) adalah salah satu mata kuliah kelompok, mata kuliah berkehidupan bermasyarakat (MBB) diperguruan tinggi. Merupakan sumber nila dan pedoman bagi penyelenggara program studi guna mengantar mahasiswa memantapkan kepribadiaan, kepekaan sosial,kemampuan hidup bermasyarakat, pengetahuan teknologi dan seni. Misi kelompok MBB diperguruan tinggi membantu kembangkan daya kritis,daya kreatif,apresiasi, dan kepekaan mahasiswa terhadap nilai sosial yang:
1.      Bersifat demokratis, berkeadaban, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan bermartabat serta perduli terhadap pelestarian sumber.
2.      Memiliki kemampuan untuk menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
3.      Ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah solusi budaya dan lingkungan hidup secara arif.
Didalam kurikulum isbd masuk dalam kelompok bahan kajian yang diperlukan untuk dapat memahami kaidah berkehidupan masyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya .lulusan PT harus memiliki tiga kemampuan:
a.       Kemampaun akademik yaitu kemampuan berkomunikasi secara ilmiah baik lisan maupun tulisan.
b.      Kemampuan preposional yaitu kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan.
c.       Kemampuan personal adalam kemampuan kepribadiaan dengan pengetahuan mampu menunjukan sikap, tingkah laku dan tindakan yang mencerminkan kepribadiaan indonesia. 
B.     Masalah-masalah Sosial Budaya Masyarakat
       Masalah-masalah sosial budaya telah menghantui manusia sejak adanya pradaban manusia karena dianggap sebagai penggangu kesejahteraan hidup mereka sehingga merangsang warga masyarakat untuk mengidentifikasi, menganalisis, memahami dan memikirkan cara-cara untuk mengatasinya. Masalah-masalah sosial dapat didefinisikan sebagai suatu kondisi yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan sebagian masyarakat sebagai suatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai karena dirasakan perlunya untuk diatasi atau diperbaiki. Contohnya pedagang kaki lima selalu dianggap sebagai masalah sosial dikota-kota. Karena menjadi sumber dari berbagai kekacauan lalulintas yang akan menjadi sumber utama kejahatan yang mudah terjadi. Dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut manusia menggunakan kebudayaan sebagai model-model petunjuk atau sebagai resep-resepnya didalam mengusahakan lingkungan alam dan sosialnya yang diwujudkan dalam kehidupan sosial masyarakat.
C.           Ruang Lingkup Ilmu Sosial Budaya Dasar
Untuk dapat memahami posisi ilmu sosial budaya dasar dalam ilmu pengetahuan, ada baiknya perlu dipahami terlebih dahulu pengelompokan ilmu pengetahuan menurut prof.dr.Harsja Bachtiar (dalam Abdulkakadir, Muhammad, 2005 :1)
Yang mengelompokan ilmu dan pengetahuan menjadi tiga yaitu:
1.      Ilmu-ilmu alamiah (natural sciencs)
2.      Ilmu-ilmu sosial (social sciencs)
3.      Pengetahuan budaya (the humanistles)
Ilmu-ilmu alamiah  bertujuan untuk mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta untuk mengkaji digeneralisasikan, kemudian dibuat prediksi. Hasil penelitiannya adalah 100% benar atau 100% salah. Yang termaksud kelompok ini adalah astronomi, fisika,kimia,biologi,meknika
Kedokteran dan lain-lain.ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengetahui keteraturan-keteratuan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti dari kenyataan yang bersifat manusiawi untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataan- pernyataan yang bersifat unik kemudian diberi arti. Peristiwa dan pernyataan-pernyataan yang dimaksud biasanya terdapat dalam tulisan-tulisan, metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan metode ilmiah, tetapi mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah yang termaksud kelompok ini antara lain filsafat,seni sejarah,antropologi budaya,hukum,agama,dan lain-lain.Ilmu sosial budaya  dasar adalah bertujuan untuk mengembangkan kepribadian manusia sebagai mahluk sosial dan sebagai mahluk berbudaya yang berwawasan luas dan kritis serta dapat menyelesaikan sebuah masalah dengan baik, memahami konsep-konsep dasar tentang manusia sebagai mahluk sosial.manusia sebagai mahluk sosial (zoon politicon) artinya manusia sebagai individu tidak akan mampu hidup sendiri dan berkembang sempurna tanpa hidup bersama dengan individu manusia lainnya. Manusia harus hidup bermasyarakat saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain dalamkelompoknya dan juga dengan individu diluar kelompoknya guna memperjuangkan dan memenuhi kepentingannya.manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus) artinya, manusia itu mahluk ciptaan tuhan yang maha esa yang paling sempurna, karena sejak lahir sudah dibekali dengan unsur akal (ratio), rasa (sense) yang menbedakan dengan mahluk lainya sebagai mahluk berbudaya, manusia hanya mampu mengembangkan diri dan budaya apabila berhubungan dengan manusia lain.  
BAB 2
KELOMPOK SOSIAL DAN BUDAYA

A.    Pengertian Sosial Budaya
       Istilah sosial budaya merupakan bentuk gabungan dari istilah sosial dan budaya. Sosial dalam arti masyarakat budaya atau kebudayaan dalam arti sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat. Sosial budaya dalam arti luas mencangkup segalanya, maka pengertian sistem sosial budaya indonesia dapat dirumuskan sebagai totalitas tata nilai, tata sosial dan tata laku manusia indonesia yang merupakan manifestasi dari karya, rasa dan cipta dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945 dalam hubungan ini pengertian sosial budaya mencangkup dari dua segi utama kahidupan manusia.
1)      Segi kemasyarakatan
Manusia demi kelangsungan hidupnya harus mengadakan kerja sama dengan sesama manusia. Pengertian kemasyarakatan pada hakikatnya adalah merupakan pergaulan hidup manusia dalam kehidupan bermasyarakat yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, senasib sepenanggung dan solidaritas yang merupakan unsur pemersatu kelompok sosial.
2)      Segi kebudayaan
Kebudayaan merupakan totalitas cara hidup yang manifestasikan tanpa dalam tingkah laku yang terlembagakan. Hakikat budaya adalah sistem nilai yang merupakan hasil hubungan manusia dengan cipta, rasa, dan kasa yang menumbuhkan gagasan-gagasan utama serta merupakan kekuatan pendukung dan penggerak kehidupan.
B.     Bentuk Sosial Budaya
Bentuk sosial budaya artinya setiap kelompok sosial budaya mempunyai batas-batas yang telah ditetukan berdasarkan tipe kelompok yang membedakan dengan kelompok yang lain. Tipe kelompok dibedakan lagi antara tradisional ilmiah dan moderen. Tepe kelompok tradisional alamiah didasarkan pada kesatuan geografis, ikatan perkawinan dengan hubungan darah sedangkan tipe kelompok mederen ini didasarkan pada kepentinganyang sama dengan keahlian profesional. Dengan demikian ada empat macam tipe kelompok sosial budaya yaitu:
1.      Tipe kelompok sosial budaya berdasarkan ikatan perkawinan dan hubungan darah,seperti keluarga dan keluarga besar
2.      Tipe kelompok sosial budaya berdasarkan kepentingan yang sama seperti koperasi, lembaga swadaya masyarakat, dan yayasan
3.      Tipe kelompok sosial budaya berdasarkan kesakliah profesional seperti kelompok propesi dan kelompok pengusaha
Untuk sejarah kebudayaan diindonesia R.Soekarno(1973) membagi menjadi empat masa yaitu
1.      Zaman perasejarah yaitu sejak permulaan adanya manusia dan kebudayaan sampai kira-kira abad ke-5 masehi
2.      Zaman perba yaitu sejak datangnya pengaruh indra pada abad pertama masehi sampai dengan runtuhnya majapahit sekitar tahun 1500 masehi.
3.      Zaman madya  yaitu sejak datangnya penaruh islam menjelang akhir kerajaan majapahit sampai dengan akhir abad ke-19
4.        Zaman baru atau moderen yaitu sejak masuknya anasir barat (eropa) dan teknik moder kira-kira tahun 1900 samapi sekarang peradaban merupakan tahap dari evolusi budaya yang telah berjalan bertahap dan berkesinambungan Memperlihatkan karakter yang khas pada tahap tersebut, yang dicirikan oleh kualitas tertentu dari unsur budaya yang menonjol, meliputi tingkat ilmu pengetahuan, seni teknologi dan spiritualitas yang tinggi. Lahirnya pradaban barat dieropa dimulai dengan adanya revolusi pemikiran masyarakat abad ingin keluar dari abad gelap (dark ages) mulai renaisance. melalui revolusi ini lah lahir sains dan teknologi .

BAB III
PEMUDA DAN SOSIALISASI

A.    Pengertian Pemuda
Secara umum terdapat pergeseran mengenai konsep pemuda, pada dua dekade yang lalu terminologi pemuda selalu memiliki makna ideoligis. Pemuda bukan lah sebuah gugus gagasan yang hanya dibatasi oleh persoalan umur sementara . pemuda sbagai sebuah konsep, memiliki dimensi politis. Keunikan atau ciri khas pemuda sekarang yang lain adalah sikap paragmatisme. Ini terlihat dari harapn atau cita-cita yang ingin dicapai pada masa depan dan pandangan generasi ini terhadap persoalan yang dianggap penting bagi mereka saat ini.
Persoalan keungan dan karir adalah persoalan paling utama bagi generasi muda saat ini menurut pandangan mereka sebagai pemuda generasi mereka saat ini bercita-cita ingin menjadi kaya dan terkenal. Selain tantngan berbeda yang yang dihadapi pemuda saat ini beragamnya referensi sebagai dampak dari kemajuan teknologi dan luasnya pergaulan mereka juga membuat cara pandang dan sikap mereka dalam menghadapi berbagai persoalan yang ada menjadi berbeda.
B.     Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter diindonesiasesungguhnya bukan sesuatu yang baru dalam tradisi pendidikan diindonesia. Bebrapa pendidikan diindonesia moderen yang mencoba menerapkan semangat pendidikan karakter sebagai pembentuk kepribadiaan dan identitas bangsa sesuai dengan konteks dan situasi yang merasa alami. Pendidikan bisa dikatakan bekarakter apabila melibatkan berbagai macam komposisi nilai secara detail pendidikan karakter memiliki nilai-nilai sebagai berikut:
1.      Nilai keutuhan
Manusia memiliki keutamaan kalau ia menghayati dan melaksanakan tindakan-tindakan yang utama. Yang membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain. Sejarah mencetak sejak zaman kolonial bangsa indonesia menempatkan nilai keutamaan, seperti keutuhan dalam kehidupan bersama sebagai sebuah bangsa sebagai nilai utama yang diperjuangkan

2.      Nilai keindahan
Pada masa lalu, nilai keindahn ditafsirkan trutama pada keindahan fisik berupa hasil karya seni, patung, bangunan, sastra dll. Nilai keindahan dalam tateran yang lebih tinggi.menyentuh dimensi interioritas manusia itu sendiri yang menjadi penentu kualitas dirinya sendiri manusia.
3.      Nilai Adil
Jika ingin berbuat adil, manusia harus bekerja, penghargaan atas nilai kerja inilah yang menentukan kualitas diri seseorang individu. Menjadi usia utama dalam menjadi manusia yang bekerja untuk itu butuh kesabaran, ketekunan jerih payah.
4.      Nilai cinta tanah air(patritisme)
Pendidikan karakter yang menanamkan nilai-nilai patriotisme secara mendalam tetaplah relavan, mengingat ikatan batin seseorang senantiasa terpaku pada tanah tumpah kelahiranya dan ibu pertiwi yang membesrkan.
5.      Nilai demokrasi
Nilai demokrasi ini mewarisi pendidikan karakter ala atenean. Dikita atena dimasa lalu sudah terbiasa memandang para serdadu berkeliaran dengan menentang senjata. Kebiasaan ini pelan-pelan hilang dan tidak terlihat lagi tatanan sosial tidak didominasi oleh kehadiran militer, melaikan peran serta masyarakat dalam kehidupan diatur melalui sebuah tata sosial politik yang lebih mengutamakan dialog dan membangun kebersamaan.
6.      Nilai kesatuan
Dalam konteks berbangsa dan bernegara diindonesia, nilai kesatuan ini menjadi dasar pendirian bangsa ini. Apa yang tertulis dalam sila ke tiga pancasila yaitu persatuan indonesia tidak akan dapat dipertahankan jika setiap individu yang menjadi warga negara indonesia tidak dapat menghormati perbedaan dan pluralitas yang ada dalam masyarakat kita.
7.      Nilai moral
Nilai moral ini oleh socrate diacu sebagai sebuah pnggilan untuk merawat jiwa. Jiwa ini lah yang menentukan apakah seseorang itu sebagai individu merupakan peribadi yang baik atau tidak oleh karena itu nilai-nilai moral sangatlah vital bagi sebuah pendidikan karakter.
8.      Nilai-nilai kemanusiaan
Menghayati nilai-nilai kemanusiaan mengendalikan sikap keterbukaan terhadap kebudayaan lain. Termasuk disini kultur agama dan keyakinan yang berbeda. Nilai-nilai kemanusiaan ini menjadi sangat relavan diterapkan dalam pendidikan karakter karena masyarakat kita telah menjadi masyarkat global.
C.     Menuju Pendidikan Berkarakter
Pendidikan berkarakter dilembaga pendidikan(formal)  lebih banyak berurusan dengan penanaman nilai. Pendidikan berkarakter agar dapat disebut sebagai integrel dan utuh mesti juga menentukan metode yang akan dipakinya, sehingga tujuan pendidikan karakter perlulah dipertimbangkan berbagai macam metode yang membantu mencapai idealisme dan tujuan pendidikan karakter. Metode ini biasa menjadi unsur-unsur yang sangat penting bagi sebuah proyek pendidikan karakte dilembaga pendidikan .metode yang bisa digunakan untuk membantu mencapai idealisme dan tujuan pendidikan karakter adalah sbb:
a.       Mengajarkan
Untuk dapat melakuakan yang baik dan yang adil , yanb bernilai kita pertama-tama perlu mengetahui dengan jernih apa itu kebaikan, keadilan dan nilai. Pendidikan karakter mengandalkan pengetahuan teoritis tentang kemsep-konsep nilai tertentu.
b.      Keteladanan
Keteladalan memang menjadi salah satu hal yang klasik bagi berhasilnya sebuah tujuan pendidikan karakter.
c.       Menentukan prioritas
Lembaga pendidikan yang diterapkan umumnya memiliki prirotas dan tuntutan dasar atas karakter yang diterapkan dilingkungan mereka.
d.      Prakris prioritas
Unsur lain bagi pendidikan karakter adalah bukti dilaksanakannya prioritas nilai pendidikan karakter tersebut.
e.       Refleksi
Merupakan kemampuan sadar khas manusiawi dengan kemampuan sadar ini manusia mampu mengatasi diri dan menigkatkan kualitas hidupnya.

BAB  IV
KEBUDAYAAN,PERADABAN,DAN SISTEM NILAI BUDAYA
A.    Kebudayaan
Kebudayaan berasal dari kata “budhaya” yang berasal dari kata sankerta “budhaya” sebagai bentuk jamak dari buddhi, yang berarti budi atau akal. Kebudayaan adalah hal-hal yang bersangkutan dengan budi dan akal. Banyak difinisi tentang kebudayaan. Koentjaraningrat memberikan pengertian kebudayaan sebagai “keseluruhan dari hasil budi dan karyanya itu” atau dngan kata lain bahwa kebudayaan itu adalah keseluruhan dari apa yang pernah dihasilkan oleh manusia karena pemikiran dan karyanya, jadi kebudayaan merupakan produk budaya.
a.       Wujud Kebudayaan
Raib linton membaginya menjadi wujud phisik dan non phisik. Sedangkan koentjaraningrat membaginya kedalam kedalam 3 wujud yaitu wujud ideal yaitu kompleks ide-ide , gagasan nilai-nilai, norma-norma, aturan-aturan , peraturan-peraturan dan sebagainya yang berfungsi mengatur, mengendalikan, dan memberi arah kepada kelakuan manusia serta perbuatan manusia dalam masyarakat maka sering disebut adat tata cara.
b.      Wujud sistem sosial
Kompleks aktiritas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat. Sistem sosial terdiri dari rangkaian aktivitas manusia dalam masyarakat yang selalu mengikuti pola-pola tertentu berdasrkan ada tata kelakuan misalnya gotong-royong ,kerja sama.
c.       Wujud kebudayan fisik
Benda-bend hasil karya manusia misalnya pabrik, komputer, candi borobudur dll. 
B.     Perwujudan Kebudayaan
Dimana-mana manusia itu pada dasrnya adalah sama karena manusia dibekali oleh pencipanya dengan akal, perasaan dan kehendak didalam jiwanya yang membedakan adalah peruwujudan  budaya menurut keadaan waktu dan tempat atau perwujudan budaya dengan menekan pada akal perasaan dan kehendak sebagai kesatuan atau hanya menekan kan pada akal saja(ratio) dengan mengabaikan peran. Peradaban itu nantinya akan menyebabkan munculnya pengertian peradaban dan kebudayaan . menurut Sutan Takdir Alisyahbana apabila perwujudan kebudayaan itu penekanannya pada akal makamakan menimbulkan tingkat peradaban yang berbeda sedangkan apabila perwujudan  budaya itu penekannya pada ketiga unsur yaitu akal, perasaan dan kehendak secar bersamaan maka akan timbul tingkat kebudayaan yang berbeda maka ada kebudayaan tinggi ,ada kebudayaan rendah.
C.     Sistem Nilai Budaya
Nilai adalah segala sesuatu tentang yang baik dan yang buruk. Nilai adalah segala sesuatu yang menarik bagi manusia sebagai subyek nilai adalah perasaan tentang apa yang diinginkan atau pun yang tidak diinginkan atau tentang apa yang boleh dan yang tidak boleh. Konsep-konsep tentang nilai yang hidup dalam alam pikiran sebagai besar warga masyarakat , membentuk sistem nilai budaya .sistem nilai budaya berfungsi sebagai pedoman tertinggi bagi kelakuan manusia dalam tingkatan yang paling abstrak.
Ahli antropologi kluchahn, membagi sistem nilai budaya kedalam 5 masalah:
1.      Hakekat hidup manusia
2.      Hakekat karya manusia
3.      Hakekat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu
4.      Hakekat hubungan manusia dengan alam
5.      Hakekat hubungan manusia dengan sesama


BAB V
MANUSIA DAN CINTA KASIH

1)    Pengantar
Kasih sayang sudah dikenal sejak anak lahir dan bahkan sejak anak dalam kandungan, kasih sayang berkembang seirama dengan perkembangan anak menuju kedewasaan. Dalam hidupnya kadang-kdang kasih sayang ini ternoda oleh perbuatan-perbuatan keji yang berlawan dengan perbuatan kasih sayang.cinta kasih orang tua terhadap anaknya itu dalah cinta yang disertai dengan kasih sayang, cinta kasih ini diberikan secara tulus dan iklas seolah-olah anak itu merupakan bagian dari dirinya sendiri. Kecintaan orang tua atau ayah dan ibu terhadap anaknya didasrkan atas kerapuhan hati, sebab orang tua mrmpunyai maksud tertentu terhadap anaknya, yaitu sukses dalam bimbingan atau pendidikan yang diujudkan dalam pergaulan orang tua terhadap anaknya.
B.     Pokok Bahan
1.      Arti, hubungan, ungkapan cinta kasih
a.       Arti cinta kasih
Cinta kasih merupakan panduan dua kata yang mengandung arti pisikologis yang dalam, yang sulit didefinisikan dengan rangkaian kata-kata. Mungkin dapat diberi arti tertentu apabila sudah diwujudkan dalam tingkah laku manusia terhadap manusia lainnya, atau terhadap alam sekitarnya atau terhadap tuhan. Manusia adalah mahluk ciptaan tuhan yang paling sempurna dibndingkan mahluk dibandingkan dengan mahluk-mahluk lain. Manusia mempunyai akan perasaan,kehendak,dengan unsur-unsur budaya ini manusia menilai, merasakan, menghendaki adanya kebutuhan cinta kasih. Apabila cinta kasih iu tidak ada, atau tidak dibutuhkan, sulit digambarkan adanya masyarakat sulit dibayangkan perkembangan manusia menghuni bumi ini dan sulit adanya kedamaian diantara manusia.

Cinta kasih bersumber pada unsur rasa, yang merupakan ungkapan perasaan, didukung oleh unsur-unsur karsa, yang dapat berupa tingkah laku dan dipertimbangkan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab. Dalam cinta kasih tersimpul pula rasa kasih sayang, kemesraan ,belas kasih, dan pengabdian. Apabila dirumuskan secara sederhana cinta kasih adalah perasaan kasih sayang. Kemesraan belas kasih dan pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab.
b.      Hubungan cinta kasih
adanya beberapa macam hubungan cinta kasih yang dibahas dalam bab ini, yang dirinci sebagai berikut:
1.      Cinta kasih antara orang tuan dan anak
Apabila seoran ibu atau ayah selalu ingat. Memperhatikan  dan memenuhi kebutuhan wajar anaknya, dikatakan bahwa mempunyai rasa cinta kasih atau kasih sayang terhadap orang tua. Orang tua mengharapkan agar anak menjadi orang baik dan berguna kemudian hari.
2.      Cinta Kasih Antra Pria Dan Wanita
Apabila seorang pria perjaka menaruh perhatian istimewa terhadap seorang gadis dengan prilaku baik, lemah-lembut sopan, apalagi dengan memberikan seuntai mawar merah. Dikatakan bahwa ia menaruh cinta kasih atau kasih sayang terhadap gadis itu.
3.      Cinta Kasih Antara Manusia Dan Tuhan
Apabila seseorang taat beribadah, menuruti perintah tuhan dan menjauhi larangannya dikatakan banwa orang itu mempunyai cinta kasih atau mengabadikan kepada tuhan penciptanya.
4.      Cinta kasih manusia terhadap lingkungannya
Apabila seseorang menciptakan taman yang indah memelihara taman pekarangan tidak menebangi kayu dihutan seenaknya dan tanah gundul dan ditanam dengan teratur. 
c.       Ungkapan cinta kasih
Sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya bahwa cinta kasih adalah ungkapan perasaan yang diwujudkan dengan tingkah laku. Seperti denhan kata-kata atau pernyatan dengan tulian atau dengan media lainnya. Orangyang mempunyai perasaan cinta kasih. Hidupnya penuh gairah, banyak inisiatif dan penuh kreatif bagi senimanpelaku cinta kasih dituangkan dalm bentuk karya budaya, sehingga dapat dinikmati pula oleh masyarakat.
Ø  cinta kasih antara sesama manusia
cinta kaih antara sesama manusia dilandasi oleh rasa belas kasihan. Belas kasihan ini timbul karena ada penderitaan yang dialami manusia. Penderitaan ini mengandung pengertian yang luas misalnya penderitaan karena bencana alam, bencana perang, karna sakit dan karna sudah tua.
Ø  Ada tiga macam cinta yaitu cinta agepe, philia,eros/amor
a.       Cinta agape yaitu cinta manusia kepada tuhan .
b.      Cinta philia yaitu cinta dalam keluarga.
c.       Cinta eros/amor ialah antara pria dan wanita

BAB  VI
MANUSIA DAN KEADILAN
A.    Pengantar
Setiap manusia pastilah mendambakan keadilan sungguh merupakan suatu yang sangat esensial didalam kehidupan insan beradap, begitu pentingnya keadilan dan begitu tinggi nilai keadilan itu sehingga kata keadilan itu selalu diserangkaikan dengan kata kebenaran. Perjuangan hidup manusia yang sangat penting adalah menegakan kedilan dan kebenaran.
B.     Keadilan
Dimana pun dan pada persoalan apapun dalam kehidupan manusia, keadilan merupakan dambaan setiap insan. Tetapi kenyataan lebih banyak orang yang mengatakan, bahwa dirinya telah berbuat adil tanpa melihat apakah adilnya itu telah dirasakan orang lain. Memang keadilan itu lebih mudah diucapkan tetapi sulit untuk dilaksanakan dan dirumuskan pengertiannya. Keadilan tidak hanya dianut dari manusia, kadang para umat pun menuntut keadilan dari tuhannya.
1.      Pengertian keadilan menurut para ahli
a.       Aristoleles
Keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia, Kelayakan dalam tindakan manusia, kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem  ( diantara dua kutub) yakni ujung yang terlalu banyak dan ujung yang terlalu sedikit.
b.      Plao
Plato memproyeksikan keadilan pada diri manusia sehingga orang dikatakan adail apabila orang itu mampu mengendalikan diri dan perasaannya dengan akalnya.
c.       Socrate
Menurut socrate , keadilan tercipta bilamana setiap warga negara telah merasakan , bahwa pemerintah telah melaksanakan tugasnya dengan baik.
d.      Kong humenurut kong hu cu keadilan itu terjadi apabila anak sebagai anak, bapak sebagai bapak dan remaja sebagai remaja, masing-masing melaksanakan kewajibanny.

e.       Charles E Merriam
Menurut pendapatnya keadilan terwujud dalam system dimana terhadap saling pengertian dan prosedur-prosedur yang memberikan kepada setiap orang apa yang telah disetujui dan telah dianggap patut.
f.       Prof. Ir. Poedjowojoto
Secara umum menurut prof. ir. Poedjowojotokeadilan adalah pengakuan dn perilaku terhadap hak yang sah.
g.      Keadilan menurut ajaran agama
Agama mempunyai ajaran-ajaran tenteng keadilan pelanggaran terhadap salah satu atau sebagian besar terhadap lereng-lereng agama yang berakibat dosa misalnya korupsi, menumpuk kekayaan yang sebenarnya hasil pengambilan tidak sah dari milik orang lain terutama dari mereka yang lemah dan tidak tahu haknya.
h.      Keadilan dan hasil seni
Jelas bagi kita bahwa keadilan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Itu lah sebabnya maka peristiwa-peristiwa keadilan dapat menimbulkan kreatifitas para seniman untuk menciptakan karya seni. Sehingga banyak kita jumpai hasil-hasil seni yang mengekspresikan keadilan.
2.      Berbagai macam keadilan
a.       Keadilan legal atau kaedilan moral
Plato berpendapat bahwa hukum merupakan subtansi rohani umum dan masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalan kan pekerjaannya yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya.
b.      Keadilan distributif
Keadilan ini bertujuan memelihara kertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.
3.      Kaehlian sbagai kebutuhan naluri manusia
John lock mengemukakan bahwa mansia itu mempunyai hak-hak alamiah yang dimilikinya semenjak lahir hak alamiah ini yaitu:

1.      Hak akan hidup
2.      Hak akan kebebasan atau kemerdekaan
3.      Hak akan milik, hak akan memiliki sesuatu
Diantara ketiga hak alamiah itu yang terpenting hak akan hidup. Dari hak akan hidup itu lah kemudian muncul hak-hak yang lain , yang saat ini dinamakan hak asasi manusia.  Masalah keadilan selalu membicarakan sejauh mana individu itu mendapatkan hak haknya sesuai dengan kewajiban yang telah dipenuhi. Hak-hak yang timbul dengan adanya hak-hak asasi itu antara lain:
1.      Personal right (hak asasi peribadi)
2.      Property right (hak asai ekonomi, hak memiliki sesuatu, hak memberi/menjual barang-barang miliknya dll).
3.      Rights of legal equality(hak untuk memperoleh perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan)
4.      Political right (hak asasi politik hak hukum ikut serta dalam pemerintah, hak dipilih dan memilih dan lain-lain).
5.      Social and culture rights (hak untuk memilih jenis dan jenjang pendidikan serta mengembangkan kebudayaan untuk disukai)
6.      Procedure right(hak untuk mendapatkan perlakuan atau tata cara peradilan dan perlindungan)
Hak asasi ini kemudian pada tanggal 10 desember 1948 ditulis dalam piagam yang memuat dalam 30 pasal diterima sebagai “unuversal declaration of human right”(pernyataan sedunia tentang hak-hak asasi manusia)
Menurut Thomas Hobbes manusia juga mempunyai sifat-sifat yang melekat pada dirinya yaitu:
1.      Cornpetifio yaitu sifat untuk berlomba menguasai manusia yang lain, karena adanya rasa takut dan khawatir ia tidak akan mendapatkan pujian , dalam hal ini dapat menggunakan cara apapun
2.      Defentio yaitu sifat untuk mempertahankan didi dari belaan diri . ini berarti bahwa manusia tidak suka dikuasai atau dibatasi orang lain
3.      Gloria yaitu sifat untuk dihormati,disegani dan dipuji. Disamping sifat-sifat diatas yang membuat manusia ingin berkuasa manusia juga mempunyai sifat-sifat lemah serta takut mati, ingin memiliki sesuatu dan ingin mempunyai kesempatan bekerja agar memiliki sesuatu
4.      Pengertian keadilan sosial
Keadilan sosial pengertiannya juga untuk kepentingan sosial, kepentingan bersama, kepentingan komunal dan juga merupakan sila kedua dari ke lima pancasila merupakan serangkai kata yang mempunyai arti tersendiri. Keadilan sosial seperti pada sila kelima pancasila menghendaki pembangunan dan penikmatan hasil pembangunan itu perlu dibagi dengan adil dan merata baik dibidang ekonomi, sosial dan budaya, sehingga dunia bebas dari kemiskinan dan kesengsaraan.
Keadilan sosial dalam kehidupan bangsa indonesia dapat dijumpai pada ungkapan bahasa jawa sbb:
1.      Teposaliro artinya sikap hidup seseorang yang telah menganggap segala berbuatan orang lain jaga seperti dirinya sendiri
2.      Sopo nggaw,sopo nandur nugundur merupakan falsafah yang brsifat unuversal dan prental
3.      Ngono yo ngono,nanging ojo ngono ungkapan ini ditujukan kepadapembuat keputusan
4.      Tego larene, ora tego patine merupakan kelanjutan dari vonis yang telah dijatuhkan.
5.      Wong temen rumemen,wong salah saleh mengandung makna pada suatu waktu ,siap yang jujur dan sungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasilnya
6.      Suro diro jaya ningrat ,lebur dening pangastuti artinya bahwa segala keburukan, kejahatan hendaknya jangan dibalas dengan perbuatan yang konfrontatif tidak ada manfaatnya

                                                             BAB VII
MANUSIA DAN TANGGUNG  JAWAB


A.    Pengantar
Hidup manusia disamping sebagi mahluk tuhan dan mahluk individu.juga merupakan mahluk sosial, hidup dalam lingkungan masyarakat. Didalam intraksi sosial manusia diberi tanggung jawab, ia disamping memiliki hak juga memiliki kewajiban, dituntut adanya pengabdian dan pengorbanan atau adanya keinsyafan atau pengertian bersumber pada unsur-unsur budaya dalam diri manusia.
B.     Tanggung jawab
1.      Pengertian tanggung jawab
Tanggung jawab menurut ensikplopedi umum adalah kewajiban dalam melakukan tugas tertentu. Menurut WJS. Poerwodarminto tanggung jawab aadalah suatu yang menjadi kewajiban (keharusan) untuk dilaksanakan dibahas dan sebagainya. Dari segi filsafah, suatu tanggung jawab itu penting sedikit didukung oleh tiga unsur yaitu:
1.      Kesadaran  : cosciouness
2.      Kecintaan   : love,affestion
3.      Keberanian : courage bravery
2.      Macam atau jewnis tanggung jwab
Manusia itu berjuang memenuhi keperluan sendiri atau keperluan pihak lain. Untuk itu ia menghdapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. ada beberapa jenis tanggung jawab yaitu:
a.       Tanggung jawab tarhadap diri sendiri
b.      Tanggung jawab terhadap manusia atau masyarakat
c.       Tanggung jawab terhadap lingkungan
d.      Tanggung jawab terhadap tuhan 
3.      Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan yang baik yang berupa pikiran pendapat atau pun tenaga sebagai perwujudan kesetian mugkin kepada pimpinan cinta, kasih sayang, hormat, atau suatu ikatan dimana semuanya itu dilakukan dengan penuh iklas. Pengabdian ini dapat berupa pengabdian yang kita tunjukan kepada:
a.       Pengabdian kepada keluarga
b.      Pengabdian kepada masyarakat
c.       Pengabdian kepada negara
d.      Pengabdian kepada tuhan
4.      Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban yang artinya memberikan secara iklas dalam wujud-wujud tertentu seperti harta, benda, waktu, tenaga pikiran bahkan mungkin nyawanya demi cintanya atau ikatan dengan sesuatu demi kesetiaan dan kebersamaan.
5.      Kesadaran
Kesadaran adalah keinsyafan akan perbuatannya sadar artinya merasa, tahu atau ingat akan dirinya ,ingat kembali siuman bangun dari tidur ingat, tahu dan mengerti misalnya rakyat telah sadar akan polotik.
   
BAB VIII
MANUSIA DAN PENDERITAAN
A.    Pengantar
Manusia selama hidupnya pernah mengalami perasaan-perasaan yang tidak menyenangkan, tidak enak, rasasakit dan siksaan ini disebabkan manusia mempunyai perasaan dan pikiran. Pada umumnya perasaan-perasaan itu tidak dikehendaki oleh manusia, bila manusia dengan sengaja merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan misalnya rasa sakit itu pun hanya sementara tujuan akhirnya adalah menhendaki perasaan yang menyenangkan, perasaan-perasaan diatas merupakan rasa derita atau penderitaan.
B.     Penderitaan
Ø  Pengertian Penderitaan
Penderitaan mempunyai kata dasar derita yang berasal dari kata dhara (bahasa sansekerta) yang berarti menahan atau menanggung. Penderitaan adalah beban fisik atau jiwa manusia yang dapat menekan diri manusia.
Ø  Sumber Penderitaan
Manusia sebagai mahkluk hidup mempunyai banyak dimensi  yang semua dimensi merupakan satu kesatuan yang utuh.
Ada beberapa kebutuhan manusia yaitu:
1.      Kebutuhan Fisik (basic need’s)
2.      Kebutuhan Psikis ( psichologizal need’s)
3.      Kebutuhan Sosial (social need’s)
Ada beberapa penderitaan manusia yaitu:
a.       Penderitaan yang timbul akibat perbuatan buruk
b.       manusia Penderitaan karena penyakit
c.       Penderitaan akibat siksaan atau azab tuhan
Ø  Rasa sakit
Rasasakit merupakan bagian penderitaan manusia. Rasa sakit adalah rasa tidak enak bagi penderitaannya rasa sakit dapat timbul karena adanya gangguan pada organ tubuh manusia atau karna suatu penyakit.
a.       Sakit pisik
Rasa sakit pisik adalah perasaan tidak enak pada organ manusia.
b.      Sakit syaraf dan jiwa
Sakit syaraf dengan sakit jiwa pandang masyarakat sebagai penyakit yang sama. Secara ilmiah sakit syaraf diistilahkan neourosis yaitu merupakan kurang normalnya fungsi sel-sel syaraf dalam melakukan tugasnya. Sedangkan sakit jiwa diistilahkan pisikologis.
Ada beberapa sintoma-sintoma ( penyimpan perilaku manusia) yaitu:
1.      Gangguan pengamatan
Gangguan pengamatan merupakan kesalahan-kesalahan alam menggolongkan hasil-hasil pengamatan manusia terhadap dunia sekitar.
a.       Astenia
Astenia adalah gangguan pada syaraf  peraba dalam penerimaan stimulus melalui kulit misalnya tidak mampu merasakan panas dingin dan kehausan
b.      Angnosia
Merupakan gangguan pada saraf indra, sehingga mata tidak dapat berfungsi untuk melihat.
c.       Ilustrasi
Merupakan kesesatan persepsi dengan menerima bayangan atau kesan yang menyesatkan misalnya fatamorgana dipadang pasir dikira sumber air.
d.      Halusinasi
Merupakan kesalahan pengamatan dengan mengkhayalkan ada stimulus, misalnya seseorang merasa di kejar orang lain.
e.       De Ja Vo
Merupakan pemalsuan ingatan sehingga keliru untuk mengingat sesuatu kesan yang ada dalam jiwa.
f.       Jamais Vu
Merupakan ketidakmampuan dalam mengenal objek misalnya karena kurang konsentrasi atau perhatian.
g.      Insomia
Merupakan pada saraf mata dengan gejala sulit tidur atau tidak dapat tidur nyenyak.
2.      Gangguan Fungsi-Fungsi Jiwa
a.       Gangguan Pikiran
Merupakan seseorang tidak mampu berpikir cermat dalam menghadapi permasalahan.
b.      Gangguan Ingatan
Merupakan orang yang tidak mampu mengingat pesan yang tesimpan dalam jiwa. Misalnya: gangguan kesadaran.
3.      Sakit hati
Yaitu orang sakit hati akan berpikir terus dan akibatnya dapat menyebabkan sakit pisik.
4.      Siksaan merupakan sesuatu yang mengerikan karena kita membayangkan tindakan pihak yang  kuat semena-mena terhadap golongan lemah yang tidak berdaya.
5.      Neraka
Merupakan siksaan yang mengerikan lagi adalah siksaan ahirat yang sering disebut siksaan kubur.
6.      Cara menghadapi penderitaan
Setiap orang yang menghadapi penderitaan akan berusaha untuk melepaskan dirinya dari penderitaan contohnya seorang pencuri yang tertangkap kemudoian ditahan polisi.


                    BAB IX
MANUSIA DAN KEGELISAHAN
A.    Pengantar
Kegelisahan berasal dari kata ” gelisah” artinya rasa tidak tentram hati, tidak senang tidak sabar lagi, merasa cemas dan khawatir. Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak-gerik seseorang dalam situasi tertentu. Kegelisan itu timbul karena perbuatan sendiri atau karena perbuatan atau karena perbuatan atau keadaan dari luar manisia yang memberi pengaruh pisikologi yang merugikan terhadap harta kekayaan.
B.     Kegelisahan
1.      Jenis-jenis kegelisahan
Sigmund freud membedakan kegelisahan menjadi 3 macam yitu kecemasan obyektif,kecemasan neurorik dan kecemasan moral.
a.       Kecemasan obyektif
Sering pula dinamakan kenyataan  yaitu kecemasan yang disebabkan adanya  bahaya dari luar.
b.      Kecemasan neurotik
Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluri(syaraf). Kecemasan syaraf ini disebabkan  karena:
1.      Cemas karena penyesuaian diri dengan lingkungan sehingga takut akan bayangannya sendiri atau pada idenya sendiri.
2.      Rasa takut irasional atau phobi
Rasa takut ini mudah menular sehingga kadang-kadang tanpa alasan dan hanya karena pandangan dilanjutkan dengan khayalan yang kuat menimbulkan rasa takut. Misalnya orang takut ular,
3.      Rasa takut yang lain
Seperti gagap dan sebagainya misalnya seseorang itu yang bisa menyanyi atau bicara didepan umum.
C.     Kecemasan moral
Setia individu mempunyai bermacam-macam emosi seperti iri,dendam.dengki,benci,takut,gelisah,cinta,rasa kurang dan lain-lain. Ada pun sebab-sebab orang gelisah pada hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Usaha-usaha untuk mengatasi kegelisaghan pertama-tama harus dimulai dari diri sendiri yaitu kita bersifat tenang.
1.      Ketidak pastian
Ketidak pastiaan berasal dari kata “tidak pasti” artinya tidak tentu
2.      Keterasingan
Artinya keadaan yang membuat tersisiah ,terpencil dari pergaulan masyarakat baik-baik.
3.      Kesepian
Artinya sunyi, merasa sunyi, merasa tidak berteman,merasa tidak punya apa-apa dll.

BAB X
MANUSIA DAN HARAPAN

A.    Pengantar
Setiap manusia yang normal mempunyai cita-cita atau harapan dalam hidupnya. Ini berarti bahwa ia ingin  hidup dengan segala kesadaran ingin membina hidupnya agar selalu meningkat martabatnya .sebagai warisn sosial suatu masyarakat, cara-cara hidup yang diturunkan akan memberikan prangkat-prangkat kemampuian(skils) untuk menjalankan kehidupan tetapi juga perangkat rencana bagi hubungan antara manusia.
B.     Pokok bahasan
1.      Kebutuhan dan harapan
Tercapainya keinginan seseorang dapat ditempuh melalui berbagai macam cara baik yang negatif  maupun positif dalam arti tidak melanggar norma-norma agama ,hukum maupun norma-norna masyarakat.
Ø  Kebutuhan individu dapat dijabarkan sbb
a.       Kebutuhan organik individu
1.      Makan dan minum
2.      Istirahat dan tidur
3.      Sex
4.      Keseimbangan suhu
5.      Bernafas
b.      Kebutuhan pisikologis individu
1.      Bersantai
2.      Kemesraan dan bercinta
3.      Kepusan ego
4.      Kehormatan
5.      Kepuasan dan kebanggaan mencapai tujuan
2.      Percaya diri
Kemampuan yang mendukung usaha/perjuangan itu membangkitkan sikap “percaya diri” kemampuan itu meliputi kemampuan berfikir dan kemampuan fisik.
3.      Gairah mengatasi kesulitan
Harapan selalu dilatarbelakangi oleh masalah kehidupan, fokusnya adalah kebutuhsn hidup. Harapan pada dasarnya menginginkan kemakmuran dan kebaikan yang dapat terwujud apabila disertai dengan usaha sebab tidak semmua harapan dapat dicapai dengan mulus tetapi banyak rintangan dan hambatan yang menghadang didepannya.
Cara meningkatkan kemampuan ini ialah
1.      Banyak memperoleh informasi tentang keberhasilan orang-otang tertentu
2.      Banyak berkomunikasi, bekerja sama dan ikut serta denan orang-orang yang telah berhasil dalam usahanya.
3.      Mendengarkan dan menghayati nasehat-nasehat yang mengandung nilai-nilai moral.


                                                                       DAFTAR PUSTAKA


Abdul kadir muhammad. (1988). Ilmu Sosial Budaya Dasar. Jakarta:Fajar Agung.